Rabu, 24 Februari 2021

REFLEKSI DIRI BERMAIN GAME ONLINE

HARI/TANGGAL   : Sabtu / 06 Maret 2021

MATERI                  : Refleksi Diri Bermain Game Online
KELAS                    : VIIIA, VIIIB, VIIIC, VIIID, VIIIE, VIIIF
SEKOLAH              : SMP Negeri 2 Sragi
KONSELOR            :  Ayu Andani, S.Pd.


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
selamat pagi . apa kabar anak-anak?
semoga selalu diberikan kesehatan baik secara fisik maupun psikis, dan selalu dalam lindungan Allah SWT dan tetap bisa menjaga rasa semangat dalam kegiatan belajar, ya. aamiin..

hari ini ibu akan memberikan kalian beberapa pertanyaan yang harus kalian jawab sesuai dengan kondisi dan keadaan diri masing-masing ya. jangan ada isian jawaban kalian sama dengan teman yang lain. karena nanti akan berpengaruh pada tahap layanan konseling selanjutnya. belajarlah untuk percaya pada diri sendiri. ok? good..

refleksi diri kali ini masih berkaitan dengan materi kita sebelumnya, yaitu "Dampak negatif dari game Online Untuk Kalangan Pelajar" yang bisa kalian akses pada link : https://youtu.be/FdUf1qmfv7A
so, berikut pertanyaannya...


Pertanyaan:

1. Setelah menonton video tentang “dampak negatif dari game online” apakah kalian sudah memahami isi dari materi tersebut? Dan berikan alasannya..

2. Apakah kalian sering menghabiskan waktu untuk bermain game online? berikan alasannya..

3. Apakah kalian pernah atau bahkan selalu menghabiskan uang untuk membeli kuota agar bisa bermain game online ? berikan alasannya..

4. Pada jam berapakah kalian menghabiskan waktu untuk bermain game ? 

5. Apa saja dampak negatif yang kalian rasakan jika larut dalam bermain game online? 

~SELAMAT MENGINTROPEKSI DIRI~

Selasa, 23 Februari 2021

Dampak Negatif dari Game Online Untuk Kalangan Pelajar

HARI/TANGGAL   : Sabtu / 20 Februari  2021

MATERI                  : Jadwal Pelajaran, Piket dan Pengumpulan Tugas
KELAS                    : VIIIA, VIIIB, VIIIC, VIIID, VIIIE, VIIIF
SEKOLAH              : SMP Negeri 2 Sragi 
KONSELOR           :  Ayu Andani, S.Pd.



Materi pembelajaran sudah tersedia pada link berikut:


di share kepada siswa melalui lin google form. 
halaman ini hanya untuk dokumentasi saja.

Jadwal Pelajaran, Piket dan Pengumpulan Tugas

HARI/TANGGAL   : Sabtu / 13 Februari  2021

MATERI                  : Jadwal Pelajaran, Piket dan Pengumpulan Tugas
KELAS                    : VIIIA, VIIIB, VIIIC, VIIID, VIIIE, VIIIF
SEKOLAH              : SMP Negeri 2 Sragi 
KONSELOR           :  Ayu Andani, S.Pd.









di share kepada siswa melalui pdf. 
halaman ini hanya untuk dokumentasi saja.





Refleksi Diri Empati

 HARI/TANGGAL   : Sabtu / 06 Februari  2021

MATERI                  : Refleksi Diri Empati
KELAS                    : VIIIA, VIIIB, VIIIC, VIIID, VIIIE, VIIIF
SEKOLAH              : SMP Negeri 2 Sragi 
KONSELOR           :  Ayu Andani, S.Pd.







di share kepada siswa melalui pdf. 
halaman ini hanya untuk dokumentasi saja.




Jumat, 29 Januari 2021

Empati

HARI/TANGGAL   : Sabtu / 30 Januari 2021

MATERI                  : Empati
KELAS                    : VIIIA, VIIIB, VIIIC, VIIID, VIIIE, VIIIF
SEKOLAH              : SMP Negeri 2 Sragi 
KONSELOR           :  Ayu Andani, S.Pd.


Pengertian Empati

Sikap empati adalah kemampuan seseorang untuk mengenali, memahami, dan berbagi rasa dengan makhluk lain yang dapat juga dilihat dari segi emosional. Tak hanya manusia, namun juga hewan hingga karakter fiksi sekalipun. Contoh sikap empati adalah ketika seseorang mampu bersikap seakan berada di posisi orang lain sehingga terasa ketulusannya. empati tidak saja berkaitan dengan aspek kognitif, tetapi juga mengandung aspek afektif dan ditunjukkan dalam gerakan, cara berkomunikasi

Mengapa sikap empati itu penting? Beberapa alasannya adalah:

  • Lebih mudah bekerja sama dengan orang lain
  • Mudah membangun pertemanan bahkan persahabatan
  • Berpengaruh dalam pengambilan keputusan moral
  • Berani mengambil sikap ketika orang lain mendapat perlakuan tak adil

Cara Mengembangkan Sikap Empati

Berikut beberapa cara membangun sikap empati adalah:

1. Berkumpul dengan orang yang berbeda

Penting untuk keluar dari zona nyaman dan berkumpul dengan mereka yang berbeda. Entah itu perbedaan latar belakang, kemampuan sosial ekonomi, etnis, kesempurnaan fisik, dan lainnya. Orang yang banyak menghabiskan waktu dengan mereka yang berbeda akan memiliki rasa empati lebih besar. Ini adalah bentuk penerimaan terhadap perbedaan dan bukannya menonjolkan bahwa diri sendiri berbeda dengan orang lain.

2. Menjadi pendengar yang baik

Tugas utama Anda adalah mendengarkan cerita dari sudut pandang orang lain, dan memahami orang lain mengekspresikan emosinya. Mau menyisihkan waktu dan mendengarkan curahan hati orang lain adalah bentuk empati yang nyata.

3. Posisikan diri menjadi orang lain

Meski mustahil bisa memposisikan diri seperti orang lain secara 100%, setidaknya cobalah membayangkan jika Anda ada di posisi tersebut. Bayangkan jika Anda yang mengalami hal itu. Pola pikir seperti ini akan membantu membentuk sikap empati sekaligus rasa solidaritas untuk bersama-sama merasakan apa yang mereka hadapi.

4. Tertarik dengan sekitar

Contoh sikap empati adalah ketika seseorang dengan tulus mau mengajak bicara orang asing yang duduk di sebelahnya saat hari pertama orientasi sekolah. Bukan untuk menginterogasi, namun orang yang memiliki sikap empati tinggi menganggap orang lain lebih menarik ketimbang dirinya sendiri.

Unsur-unsur Dalam Empati, yaitu:

(a) terjadinya proses persepsi dengan orang lain;

(b) terjadinya proses komunikasi dengan orang lain baik verbal maupun nonverbal;

(c) mengerti (memahami) apa yang dirasakan oleh orang lain;

(d) mengerti (memahami) kebutuhan orang lain;

(e) tidak hanya mengandung aspek kognitif, tetapi juga aspek afektif yang ditunjukkan dalam gerakan, cara berkomunikasi;

(f) tidak ikut lebur dalam pengalaman emosional orang lain

Ciri-Ciri atau Karakteristik Orang yang Berempati Tinggi

 a. Ikut merasakan (sharing feeling), yaitu kemampuan untuk mengetahui bagaimana perasaan orang lain; hal ini berarti individu mampu merasakan suatu emosi dan mampu mengidentifikasikan perasaan orang lain.

 b. Dibangun berdasarkan kesadaran diri. Semakin seseorang mengetahui emosi diri sendiri, semakin terampil pula ia membaca emosi orang lain. Dengan hal ini, ia berarti mampu membedakan antara apa yang dikatakan atau dilakukan orang lain dengan reaksi dan penilaian individu itu sendiri. Dengan meningkatkan kemampuan kognitif, khususnya kemampuan menerima perspektif orang lain dan mengambil alih perannya, seseorang akan memperoleh pemahaman terhadap perasaan orang lain dan emosi orang lain yang lebih lengkap, sehingga mereka lebih menaruh belas kasihan kemudian lebih banyak membantu orang lain dengan cara yang tepat.

c. Peka terhadap bahasa isyarat; Karena emosi lebih sering diungkapkan melalui bahasa isyarat (non-verbal). Hal ini berarti bahwa individu mampu membaca perasaan orang lain dalam bahasa non-verbal seperti ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan gerak-geriknya.

 d. Mengambil peran (role taking); empati melahirkan perilaku konkrit. Jika individu menyadari apa yang dirasakannya setiap saat, maka empati akan datang dengan sendirinya, dan lebih lanjut individu tersebut akan bereaksi terhadap isyarat-isyarat orang lain dengan sensasi fisiknya sendiri tidak hanya dengan pengakuan kognitif terhadap perasaan mereka, akan tetapi, empati juga akan membuka mata individu tersebut terhadap penderitaan orang lain; dengan arti, ketika seseorang merasakan penderitaan orang lain maka orang tersebut akan peduli dan ingin bertindak.

 e. Kontrol emosi; menyadari dirinya sedang berempati; tidak larut dalam masalah yang sedang dihadapi oleh orang lain

 

 ~SELAMAT BELAJAR~

 

 


Rabu, 13 Januari 2021

Refleksi Diri Pantang Menyerah

HARI/TANGGAL   : Sabtu / 23 Januari 2021

MATERI                  : Refleksi Diri Pantang Menyerah
KELAS                    : VIIIA, VIIIB, VIIIC, VIIID, VIIIE, VIIIF
SEKOLAH              : SMP Negeri 2 Sragi 
KONSELOR           :  Ayu Andani, S.Pd.


REFLEKSI DIRI

Petunjuk pengisian :

Silakan kalian jawab pertanyaan di bawah sesuai perasaaan diri sendiri mengenai materi “Pantang Menyerah” yang sudah kita bahas pada pertemuan sebelumnya.

1. bubuhkan tanda ceklist pada salah satu gambar yang dapat mewakili perasaan kalian setelah mempelajari materi ini : 

A. memahami materi

  

 

    B. merasa bingung


C. merasa sangat tidak memahami materi 


2. apa yang kalian kuasai dari materi "Pantang Menyerah" ?

3. bagian apa yang belum kalian kuasai dari materi "Pantang Menyerah"?

4. apa upaya kalian untuk menguasai materi yang belum kalian kuasai ?

5. sebutkan hal menarik dari aktivitas pembelajaran yang sudah kalian lakukan pada pertemuan materi "Pantang Menyerah"! Berikan alasannya.

6. sebutkan hal yang tidak menarik dari aktivitas pembelajaran yang sudah kalian lakukan pada pertemuan materi "Pantang Menyerah"! Berikan alasannya

 

~SELAMAT MENGERJAKAN~

 


Senin, 23 November 2020

Pantang Menyerah

  HARI/TANGGAL   : Sabtu / 16 Januari 2021

MATERI                  : Pantang Menyerah
KELAS                    : VIIIA, VIIIB, VIIIC, VIIID, VIIIE, VIIIF
SEKOLAH              : SMP Negeri 2 Sragi 
KONSELOR           :  Ayu Andani, S.Pd.


PANTANG MENYERAH

 Pengertian pantang menyerah

Sikap dan perilaku yang dilakukan seseorang dalam mengerjakan sesuatu dengan penuh semangat tanpa mengenal putus asa, meskipun usaha yang dilakukan gagal tetapi tetap harus mencoba agar mencapai tujuan yang diharapkan. Contohnya sikap pantang menyerah adalah ketika seorang siswa mendapatkan nilai yang kurang memuaskan maka siswa akan terus berusaha tanpa mengenal putus asa agar mendapat nilai yang baik dengan cara terus berusaha keras dan sungguh-sungguh dalam belajar. Pantang menyerah adalah sikap tidak mudah putus asa dalam melakukan sesuatu. Sikap yang seperti ini sangat diperlukan bagi setiap orang. Jangan sampai kamu dikalahkan oleh rasa putus asa.

Adapun sikap pantang menyerah adalah sebagi berikut ini:

  • Kerja keras, ulet, dan disiplin.
  • Mandiri dan realitis.
  • Prestatif dan berkomitmen tinggi.
  • Belajar dari pengalaman.
  • Berpikir positif dan bertanggung jawab.
  • Memperhitungkan resiko dalam usaha.
  • Mencari jalan keluar dari setiap permasalahan yang dihadapi.
  • Merencanakan sesuatu sebelum bertindak.
  • Selalu Kreatif dan Inovatif.
  • Kerja efektif dan efesien.

 Cara-cara membangun sikap pantang menyerah :

  • Tetap optimis

Berusaha selalu berpikir optimis. Hal ini memang tidak mudah dilakukan dalam masa-masa yang sulit, tetapi sikap optimis penting dalam mengembangkan sikap pantang menyerah untuk membuat Anda menjadi orang yang tangguh. Menjadi optimis yang dimaksud adalah merubah pola pikir Anda. Jika yang sebelumnya masalah merupakan momok bagi pikiran Anda, sekarang saat nya berpikir bahwa masalah yang dialami hanyalah sementara dan Anda mampu menghadapinya dengan kemampuan yang dimiliki.

  • Pisahkan perasaan Anda dari masalah yang dialami

Saat berada dalam masalah, sering kali pikiran dan perasaan kita terbawa untuk memikirkannya. Akibatnya kita tidak dapat menganalisis masalah dengan obyektif. Oleh karena itu cobalah melatih diri Anda untuk memisahkan emosi dari masalah. Caranya adalah dengan membayangkan bahwa Anda adalah orang lain yang sedang mengamati masalah tersebut. Bukan sebagai orang yang sedang mengalami. Contohnya, saat Anda sedang kesal karena tidak berhasil mendapatkan nilai yang baik, cobalah untuk tidak larut dalam kekesalan tersebut dan merasa bahwa semua yang dilakukan sia-sia. Tenangkan dan ingatkan diri Anda bahwa masih banyak cara lainnya untuk mengubah nilai yang masih di bawah KKM. Setelahnya, hadapilah tantangan tersebut dengan menghadap guru mata pelajaran agar nilai bisa diperbaiki.

  • Kembangkan kemampuan menyelesaikan masalah

Setelah berhasil membuat penilaian yang obyektif, buatlah daftar hal-hal yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Coba berbagai strategi yang berbeda sampai mendapatkan solusi yang tepat.

  • Lakukan sebuah tindakan

Sikap pantang menyerah harus diwujudkan dalam tindakan. Menunggu hingga masalah berakhir bukanlah pendekatan yang benar. Anda perlu melakukan sesuatu untuk bisa melewati tantangan yang dihadapi. Seberapa pun kecilnya tindakan solusi yang Anda lakukan masalah dapat membangun rasa percaya diri Anda bahwa Anda bisa menyelesaikan masalah ini. Mulailah lakukan tindakan dari solusi yang paling mudah dilakukan dan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Tujuannya agar Anda tidak semakin kecewa dan ingin menyerah ketika melihat usaha untuk menyelesaikan masalah gagal.

  • Ingat hal-hal yang berarti

Ketika Anda ingin menyerah, ingat bahwa ada banyak hal-hal berarti di sekitar Anda yang layak diperjuangkan. Misalnya, Anda bisa berkata pada diri sendiri bahwa masalah ini harus bisa diselesaikan demi anak, orang tua, atau bahkan masa depan Anda sendiri.

  • Percaya dengan kemampuan sendiri

Mudah bagi Anda untuk menjadi ragu dengan kemampuan yang dimiliki saat tantangan yang sulit menghadang. Anda harus mengingatkan diri untuk pantang menyerah karena Anda mempunyai kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.

  • Hadapi tantangan dengan berani

Merasa takut adalah hal yang wajar dialami oleh manusia, tetapi Anda tidak boleh lekas melarikan diri dari masalah yang dihadapi. Justru, Anda harus menghadapi ketakutan Anda dengan berani. Menghadapi masalah kadang kala dapat mengurangi ketakutan tersebut. Contohnya, ketika belajar daring kalian kesulitan untuk mengakses materi, kalian bisa mencari cara dengan hadir di sekolah bertanya langsung dengan guru atau mencari teman belajar kelompok. Jika tidak ada kendaraan untuk mengumpulkan tugas, boleh dengan cara mencari teman untuk bisa berangkat bersama-sama atau tugas dititipkan kepada teman yang mengumpulkan tugas ke sekolah.

  • Jangan takut gagal

Banyak orang yang takut akan kegagalan dan akhirnya menyerah begitu saja. Namun, Anda seharusnya tidak menghindari kegagalan tersebut tetapi belajar dari kesalahan yang telah dilakukan untuk bisa menjadi lebih baik lagi. Kerahkan emosi negatif yang dirasakan untuk menjadi suatu dorongan dan sikap pantang menyerah yang kuat.

  • Terima perubahan

Anda tidak boleh menjadi kaku dan merasa bahwa tiap halnya harus berjalan sesuai dengan keinginan Anda. Tidak ada hal yang pasti di dunia ini, karenanya Anda perlu menerima segala perubahan yang terjadi dan pantang menyerah dalam menghadapi tiap tantangan yang bermunculan. Dengan menerima perubahan, Anda juga akan menjadi lebih siap dalam menghadapi berbagai hal yang bisa saja terjadi.

  • Jaga diri Anda

Sikap pantang menyerah memang penting, tetapi menjaga kesehatan fisik dan mental juga sama esensialnya. Meskipun sedang dalam kesusahan, Anda tetap harus menjaga kesehatan dengan menerapkan pola makan yang teratur, beristirahat yang cukup, dan menyisihkan waktu untuk bersantai sejenak.

  • Cari hikmahnya

Mendapatkan suatu masalah tentunya tidak menyenangkan, tetapi tidak berarti masalah tersebut selalu bersifat negatif. Anda bisa mencari hikmah di balik masalah yang dihadapi.

  • Miliki koneksi sosial yang baik

Saat sedang krisis dan ingin menyerah, cobalah untuk berdiskusi dengan keluarga atau teman-teman terdekat. Keluarga dan teman dapat menjadi pendorong semangat, meskipun Anda hanya sekedar menceritakan keluh kesah Anda.

  • Semuanya akan berlalu

Pernah mendengar ungkapan ‘badai pasti berlalu’?  Ungkapan tersebut memberikan semangat pada Anda bahwa, semua masalah pun pada akhirnya bisa dilewati dan Anda bisa mendapatkan masa-masa tenang itu kembali. Seperti yang telah dikatakan, sikap pantang menyerah bukanlah sesuatu yang dapat diraih secara instan tetapi perlu untuk selalu diasah. Asah terus hingga Anda bisa menjadi pribadi yang tangguh.

Manfaat sikap pantang menyerah :

1.      Memberikan semangat dalam diri

2.      Meningkatkan prestasi diri

3.      Meningkatkan keberhasilan kerja 



~TERIMAKASIH SELAMAT MENGERJAKAN~